Minggu, 05 April 2009

GOLDEN HARVEST LUAR BIASA

Pupuk hayati Tiens Golden harvest adalah pupuk dengan bahan aktif mikroba asli Indonesia ( Mikroorganisme indegenous ) yang ramah lingkungan .

Pupuk ini bisa menyuburkan tanah secara biologi serta dilengkapi dengan hormon tumbuh biologi memacu tumbuhnya akar serabut sehingga kapasitas penyerapan hara oleh tanaman menjadi lebih optimal .

Karena daya serap optimal dan hara tanah ditingkatkan oleh mikroba yang terkandung dalam tiens golden harvest , maka itu penggunaan pupuk ini bisa menghemat pemakaian pupuk imia sampai 50 % .

Di bawah ini adalah kandungan Tiens Golden Harvest

1. Hormon tumbuh biologi IAA ( indole acetic acid ) yang bermanfaat untuk

tumbuhnya akar serabut sehingga kapasitas penyerapan hara oleh tanaman menjadi lebih optimal

2. Azotobacter Sp

Berfungsi untuk melindungi dan menyelimuti hormon tumbuh yang terdapat dalam Tiens Golden Harvest dan juga berfungsi sebagai mikroba penambat N ( nitrogen ) dari udara bebas.

3. Azospirillum Sr

Berfungsi sebagai penambat N ( nitrogen ) dari udara bebas untuk diserap oleh tanaman.

4. Mikroba Selulolitik

Menghasilkan enzim selulosa yang berguna dalam proses pembusukan bahan organik.

5. Mikroba Pelarut Fosfot

Berfungsi untuk melarutkan fosfat yang terikat dalam mineral liat tanah menjadi senyawa yang mudah diserap oleh tanaman, selain itu dapat membantu proses dekomposisi.

6. Lactobacillius Sp

Berfungsi untuk membantu proses fermentasi bahan organik menjadi senyawa – senyawa asam laktat yang dapat diserap tanaman.

7. Pseudomonas Flourecent ( Pengurai Pestisida )

Pseudomonas Sp dapat menhasilkan enzim pengurai yang disebut lignin dan berfungsi juga untuk memecah mata rantai dari zat – zat kimia yang tidak dapat terurai oleh mikroba lainnya.

Mengembalikan keseimbangan lahan pertanian / perkebunan

Kunci kesuburan tanah adalah terciptanya keseimbangan antara fisika ,kimia,dan biologi tanah .

Sayangnya saat ini, kebanyakan pertanian Indonesia hanya memperhatikan atau mementingkan dua unsur saja yaitu fisika ( dibajak , dicangkul , digmburkan ) dan kimia ( diberi pupuk kimia untuk menambah hara makro maupun mikro . Sedangkan unsur biologisnya terlupakan.

Akibat ketidak seimbangan ini maka yang terjadi adalah :

· Struktur tanah menjadi keras.

· Kemampuan tanah untuk mengikat air semakin berkurang.

· Matinya / berkurangnya mikroba – mikroba yang berguna untuk menguraikan unsur hara ( N,P,K,dll ) yang terdapat di dalam tanah, menjadi senyawa yang mudah diserap oleh tanaman.

Dengan kata lain yang terjadi adalah, lahan semakin lama semakin tidak subur dan produktifitas merosot dari tahun ke tahun.

Untuk mengembalikan kesuburan tanah, maka tidak ada jalan lain kecuali mengembalikankeseimbangan tanah dengan memberikan perhatian kepada unsur biologi tanah yang sempat dilupakan orang.

Solusi untuk lahan pertanian / perkebunan

Tianshi memperkenalkan pipuk hayati ( Biologi ) Tiens golden Harvest untuk menjawab masalah pertanian /perkebunan saat ini .

Dengan Tien Golden Harvest bebagai masalah pertanian akan teratasi, karena ;

1. Dengan penggunaan Tiens Golden Harvest,anda bisa menghemat pemakaian pupuk kandang dan pupuk kimia sampai 50 %.

Artinya anda menghemat biaya operasional dan juga mengatasi masalah pupuk kimia yang sulit didapat .

2. Dengan penggunaan pupuk hayati Tiens Golden Harvest,hasil produksi bisa meningkat 20 % s.d 50 %.

Artinya penghematan biaya tidak menurunkan produktifitas. Jadi anda hemat biaya dan mendapatkan penghasilan lebih, dengan kata lain pemakaian Tiens Golden Harvest akan memberikan keuntungan ganda .

3. Dengan penggunaan tiens Golden Harvest,lahan semakin lama semakin subur .

Mikro biologi dalam Tiens Golden Harvest bisa membantu memperbaiki sifat fisik, kimia adan biologi tanah, sehingga tanah semakin lama semakin subur.

Selain itu mikro organisme dalam Tiens Golden harvest juga bisa mengurangi atau menetralisir sisa peptisida dalam tanah, serta menekan mioro organisme yang merugikan .

KANDUNGAN:
1. Azatobacter sp 2,0 x 107 – 105 sel/ml.
2. Mikroba pelarut fosfat 3,0 x 107 – 105 sel/ml.
3. Azospirillum sp 2,3 x 108 – 105 sel/ml.
4. Mikroba Pendegradasi Selulose 3,5 x 107 – 104 sel/ml.
5. Lactobacillus sp 1,5 x 104 – 103 sel/ml.
6. Pseudomonas sp 1,7 x 106 – 104 sel/ml.
7. P=34,70 ppm; K=1700 ppm C Organik=0,92%; N=0,04% FE=44,3ppm; Mn=0,23 ppm Cu 0,85 ppm Zn=3,7 ppm.

KEUNTUNGAN:
1. Hasil Panen akan meningkat 20% s/d 50% dari biasanya (menjadi optimal).
2. Penggunaan pupuk kimia lebih hemat 50% dari biasanya.
3. Mampu menguraikan pestisida (residu s/d 50%) dan mengurangi tumbuhnya gulma.

PERHATIAN:
1. Penggunaan Golden Harvest jangan dicampur dengan pestisida / pupuk kimia.
2. Pemakaian Golden Harvest tidak boleh bersamaan dengan pupuk kimia, beri tenggang waktu 2 s/d 5 hari.
3. Golden Harvest diberikan lebih dahulu 3 s/d 5 hari sebelum pupuk kimia ditaburkan.

KETENTUAN PENGGUNAAN:
1. Jangan diencerkan dengan air ledeng / PAM (mengandung kaporit)
2. Apabila sudah diencerkan, segera digunakan dan jangan disimpan.
3. Aplikasi (pemakaian) Golden Harvest jangan bersamaan dengan pupuk kimia, beri tenggang waktu 3 hari sebelum atau sesudahnya.
4. Tutup rapat kembali kemasan Golden Harvest apabila sudah digunakan.
5. Golden Harvest tidak layak digunakan apabila sudah beraroma seperti telur busuk, segera buang dan jangan digunakan pada tanaman.
6. Aplikasi (pemakaian) Golden Harvest sebaiknya dipagi hari
7. Apabila menggunakan sprayer hendaknya dibilas dahulu dengan air bersih.

Aplikasi pupuk Tiens Golden Harvest (TGH) sudah dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya adalah di Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan. Lahan yang diuji coba adalah lahan milik Bapak Anto binaan dari Bpk Jamal Jarammang Distributor Sulawesi. Lahan ini terletak di Bunu Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang.


Sebelum menggunakan TGH Bapak Anto memerlukan bibit sebanyak 500 kg untuk kurang lebih ½ hektar lahan dan biaya yang harus disiapkan sebanyak kurang lebih 30 juta. Biaya sebesar ini termasuk dengan pembibitan, pemeliharaan, dan biaya panen.
Pupuk kimia yang digunakan adalah :
- Urea : 6 Zak
- KCl : 2 Zak
- Ponska : 2 Zak
- Pupuk TSP : 3 Zak

Hasil panen yang diperoleh dengan biaya sebesar Rp. 30 juta adalah 3,3 ton. Kemudian bapak Anto diperkenalkan dengan TGH. Bersamaan dengan penggunaan TGH sebanyak 3 liter pupuk kimia yang digunakan adalah :
- Urea : 1 Zak
- KCl : 1 Zak
- Ponska : 1 Zak
- Pupuk TSP : 2 Zak


Pada saat tanaman bawang merah berusia 40 hari hadir Drs. Banna PS. Beliau adalah Ketua Harian Tani Indonesia untuk wilayah Kabupaten Enrekang. Drs. Banna PS ikut menyaksikan pertumbuhan tanaman bawang merah yang luar biasa.

Biaya yang dibutuhkan dari pembibitan sampai dengan panen jauh berkurang. Sekarang ini biayanya adalah 12 juta dengan hasil panen yang meningkat hingga lebih dari 5 ton sekali musim.

Bapak Anton masih memiliki kurang lebih ½ hektar lahan lagi yang sudah lama tidak digunakan. Kondisi lahan ini sangat keras karena adanya penumpukan residu dari pupuk kimia. Beberapa kali Bapak Anto mencoba untuk menanaminya dengan tanaman bawang merah dan jagung namun tanaman ini tidak dapat tumbuh apalagi menghasilkan. Kemudian bapak Anto mengolah kembali lahan ini dan mengaplikasikan 5 liter TGH. Bersamaan dengan TGH Bapak Anto memerlukan :
- Bibit bawang merah : 600kg
- Urea : 4 zak
- Ponska : 1 zak
- KCl : 25 kg
- Pupuk Bambu Ijo : 1 zak
- TSP : 3 Zak

Biaya yang diperlukan mulai dari persiapan lahan, penanaman, bibit dan obat - obatan hanya berkisar 13 juta. Tepat pada tanggal 7 Januari 2009 diadakan panen raya. Bapak Anto tidak menyangka lahan yang awalnya tidak bisa dimanfaatkan sekarang justru menghasilkan. Bahkan hasilnya panennya mencapai 4 ton 2 kwintal.

Hasil Panen Kacang Panjang dan Bayam Cabut saya meningkat

Demikianlah ungkapan senang sekaligus bangga dari Bapak Sumar. Beliau adalah seorang petani sayuran yang berasal dari Kecamatan Muara Taweh kabupaten Barito Utara Propinsi Kalimantan Tengah.

Lahan bapak Sumar terletak di KM 4,5 jalah arah Puruk Cahu. Luas lahannya kurang lebih ¼ hektar. Lahan selebar ini digunakan untuk menanam 2 macam sayuran yaitu kacang panjang dan bayam cabut. Setelah panen Bapak Sumar akan menjual hasilnya kepada pedagang sayur yang memang pedagang sayur yang menampung sayur dari petani - petani di sekitar Muara Taweh.


Setiap 10 hari sekali Bapak Sumar memupuk tanaman sayurannya dengan pupuk urea dan phospat. Untuk keseluruhan lahan beliau menggunakan sekitar 10kg urea dan phospat sekali tabor. Artinya untuk sekali musim tanam beliau membutuhkan sekitar 30kg pupuk. Hasil panen yang diperoleh untuk tanaman kacang panjang 2-3 kg sekali musim tanam. Sedangkan untuk tanaman bayam cabut hasil panennya dihargai Rp. 500 / ikat. Sayangnya untuk sekali musim tanam Bapak Sumar hanya mampu panen sekali. Masalah berikutnya muncul ketika tanah beliau dari waktu - kewaktu menjadi keras. Pada hal topografi di Muara Teweh berbukit - bukit sehingga semakin menyulitkan untuk mengolah lahan. Beliau kemudian diperkenalkan dengan Tiens Golden Harvest (TGH) oleh Distributor Tiens. Kemudian beliau mencoba untuk tanaman sayur miliknya. TGH di encerkan dalam air dan disemprotkan ke tanaman pada sore hari tiap 10 hari sekali.

Wilayah kecamatan Warung Kondang, salah satu sentra padi Kabupaten Cianjur dengan areal sawah seluas 1.664 Ha, berpeluang meningkatkan produksi padi ditahun-tahun mendatang. Dengan hasil panen yang bertambah, para petani pun berpeluang meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan. Peluang itu muncul seiring dengan berhasilnya uji coba penggunaan Tiens Golden Harvest (TGH) diwilayah tersebut.

Uji coba dilakukan pada 3 musim tanam. ;

  1. Uji coba pertama berlangsung pada 5 November 2007 s/d 24 February 2008. Proses tanam dilakukan dengan menggunakan pupuk konvensional tanpa TGH. Hasil panen diperoleh sebesar 6,60 Ton/Ha. Angka ini sekaligus sebagai uji coba pembanding terhadap musim tanam berikutnya.
  2. Uji coba tahap kedua dilakukan pada periode 20 Maret 2008 sampa 28 Juni 2008. Kali ini petani menggunakan aplikasi pemupukan gabungan TGH dengan pupuk anorganik. Hasil produksi mencapai 8,53 ton / ha.
  3. Uji coba tahap ketiga terjadi pada periode 22 Juli 2008 sampai 25 Oktober 2008. Penanaman dilakukan dengan pemupukan TGH dikombinasikan dengan 50% urea NPK Phonska, hasil produksi mencapai 12,543 ton / ha.

Dari rangkaian uji coba tersebut terbukti pemberian TGH dan penggunaan 50% urea NPK Phonska memberikan hasil panen tertinggi dan meningkat signifikan dibanding musim tanam sebelumnya. Dengan demikian Tiens Golden Harvest layak direkomendasikan kepada para petani karena secara teknis dapat meningkatkan hasil panen dan dari segi ekonomi menguntungkan.

…….

Panen perdana dengan pemupukan TGH turut disaksikan sejumlah tokoh, di antaranya :

  • Mr. Shen Yong (General Manager Tiens Jawa Barat)
  • Drs. H. Mahmud Yunus (Kadis Pertanian Kabupaten Cianjur) ·
  • Yayat Duriat (Kacadin Pertanian Kecamatan Warung Kondang) ·
  • Ahmad Gozali (Perwakilan dari PT. SMS INDOPUTRA TGH) ·
  • Tedi Riyadi (Leader) ·
  • Entus Kusnidar (Koordinator PPL Kecamatan Warung Kondang) ·
  • A. Tamami (PPL Desa Cisarandi Kecamatan Warung Kondang).

note : sudah tersedia buku petunjuk untuk penggunaannya.

Dwihartanto-Laiskodat Bantu Petani di Flotim

LARANTUKA, PK -- Menyambut musim tanam 2008/2009, Ketua Himpunan Pengusaha Kosgoro, Yacobus Dwihartanto dan Direktur Yayasan Victory, Victor Bungtilu Laiskodat, S.H membantu kelompok tani di Kabupaten Flores Timur (Flotim) dengan membagikan bibit jagung hibryda dan pupuk organic Tens Golden Harvest kepada para kelompok tani (Poktan) di Kabupaten Flotim.


Tujuan pembagian bibit jagung hibryda dan pupuk Tiens Golden Harvest kepada para poktan itu untuk meningkatkan ketahanan pangan dan produktifitas petani di Flotim. Pembagian bantuan itu dilakukan secara simbolis di aula pelatihan milik Frateran Bunda Hati Kudus (BHK) Emaus di Kelurahan Weri-Larantuka, Minggu (23/11/2008) petang.


Sejak kapan penelitian pupuk ini?
Riset dilakukan sejak tahun 1985. Riset untuk mendapatkan formula unggulan memerlukan uji coba dalam waktu yang panjang. Produk terus disempurnakan dari waktu – kewaktu.

Memerlukan waktu berapa tahun untuk mendapatkan produk yang sebagus ini?
Formulasi pupuk hayati ini ditemukan oleh D. Lukman Gunarto, peneliti senior IRRI (International Rice Research Institute) Philipina. Produk mulai dipasarkan pada 1998. Jadi memerlukan waktu 11 tahun dari pertama riset sampai produk ini bisa dijual dipasar. Tidak banyak produk yang melalui proses riset yang begitu lama. Uji coba pupuk dilakukan di Indonesia.

Pemasaran selama ini secara konvensional?
Iya, selama 10 tahun produk ini kami pasarkan secara konvensional. Produk ini bagus, tetapi jika dipasarkan melalui tenaga pemasaran yang terbatas, tetap saja hasilnya tidak meledak walaupun permintaan tetap meningkat.

Apakah pernah terpikir memasarkan melalui system jaringan (network)?
Sudah terbayang bahkan sempat terpikir membangun system pemasaran jaringan sendiri. Tetapi membangun system tidak mudah. Yang lebih mudah adalah bekerja sama dengan perusahaan yang sudah establish, teruji dan terbukti keunggulannya serta sangat efektif yaitu Tiens International.

Bagaimana perbandingan dengan pemasaran sebelumnya?
Sangat berbeda, sampai – sampai kapasitas pabriknya diperbesar lebih dari lima kali lipat karena harus mengikuti perkembangan permintaan pasar dari Tiens International yang meingkat secara signifikan. Disamping itu juga pola pembayaran dengan system jaringan adalah tunai./ cash.

Apa keuntungan distributor dengan adanya pupuk ini?
Semua produk Tiens International adalah unggulan yang sudah teruji khasiat dan kualitasnya. Pupuk ini tentu juga sudah diuji oleh TIiens International., karena Tiens International memerlukan bukti. Kami juga mengantar managemen Tiens International ke sawah dan lading serta tambak untuk menyaksikan sendiri hasilnya.

Kami juga telah memberi sample produk ke Tiens International. Tentu saja pihak perusahaan tidak begitu saja meloloskan produk apabila tidak berkualitas. Tentu Tiens International juga sudah mengujinya. Jadi para distributor nggak usah pusing – pusing karena perusahaan sudah menguji produk ini. Apalagi secara mutu produk ini nggak masalah dan siap dipasarkan para distributor.
ke atas
Apa keuntungan distributor?
Ini adalah produk local yang dapat memberi harapan yang luar biasa. Produk ini berpeluang sangat besar memberikan repeat order secara maksimal, 100%. Karena bagi petani pupuk adalah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

Jika persediaan pupuk habis, maka petani akan membeli lagi dengan jumlah sama bahkan lebih banyak. Sudah pasti petani ingin mendapatkan panen yang melimpah dengan kualitas produk yang lebih baik.

Produk ini akan mendorong distributor masuk ke desa – desa untuk mengembangkan jaringan. Nanti akan banyak distributor baru dari kalangan petani. Jumlah distributor baru dari kalangan petani akan meningkat secara signifikan.

Berapa lama akan terjadi repeat order?
Tergantung jenis tanaman. Kalau sayur – sayuran, hanya dalam waktu satu bulan sudah repeat order. Jenis padi dan plawija membutuhkan waktu sekitar 3 bulan. Tanaman keras, perkebunan seperti kelapa sawit membutukan waktu 2 bulan.

Pupuk ini berguna untuk segala jenis tanaman. Pupuk init au apa yang di inginkan oleh petani. Untuk kelapa sawit akan menghasilkan buah yang besar dan banyak. Jika digunakan untuk tembakau, maka daunnya akan besar – besar dan banyak. Jika diaplikasikan untuk pohon karet, maka akan menghasilkan getah lebih banyak.
ke atas
Apakah benar menurunkan konsumsi pupuk kimia?
Konsumsi seluruh jenis pupuk kimia akan turun sebesar 50%. Ini sudah teruji berahun – tahun. Artinya terjadi penghematan karena biaya produksi turun. Subsidi pemerintah terhadap pupuk tersebut berkurang 50%.

Selain itu secara tidak langsung akan membantu Negara untuk swa sembada pangan. Ini juga menjadi produk yang dapat membantu Negara agar terbebas dari krisis pangan.

Distribusi pupuk ini bukan sekedar perdagangan biasa, ada rasa nasionalisme dan pengembangan ekonomi kerakyatan. Ada multiplier effect, semua orang rata-rata berasal dari kampung lalu ke kota. Setelah sukses dikota, selama ini tidak pernah mikirin desa. Dengan produk ini, sekarang semua orang akan memikirkan kemajuan desanya, sebuah perubahan paradigma social yang sangat signifikan.

Terbukti bulan pertama setelah pupuk ini diluncurkan, banyak Distributor menyerbu desa. Jika mereka kedaerah akan terjadi peningkatan ekonomi desa, karena mereka pasti akan membelanjakan uangnya didesa.


Apakah anda pernah membayangkan bahwa pasar melalui jaringan akan meledak?
Sudah, saya belajar dari Tiens International, awalnya juga memasarkan produk secara konvensional. Setelah memasarkan melalui jaringan, omzetnya meledak.


Apa prediksi perkembangan pasar pupuk melalui jaringan?
Jika 30% saja dari tiga juta jaringan Tiens International yang bisa menjual 1 liter pupuk saja, akan menumbuhkan pasar 3 juta liter pupuk dalam sebulan. Jumlah tersebut sudah beberapa kali lipat dari omzet konvensional yang pernah saya lakukan.

Belum lagi dari pembelian New Member Tiens International. Prediksi pada tahun 2009 order pupuk akan melampui 5 juta liter sebulan. Belum lagi order dari luar negeri yang juga akan berkembang.


Negara mana saja yang sudah menjadi target pasar pupuk ini?
Brunai Darussalam, Malaysia, Thailand dan Australia. Melihat perkembangan permintaan seperti ini, kemungkinan besar akan membuka pabrik diluar negeri untuk melayani pasar tersebut.


Bagaimana cara untuk menjadi distributor?
Cukup simple. Silahkan hubungi Bpk. Eric di email ericserianto@gmail.com atau sms ke : 0819-3370-3356 dengan syarat foto copy KTP dan biaya administrasi Rp. 85.000,- (delapan puluh lima ribu rupiah saja) bukan delapan puluh lima juta. Mudah kan..?

Dapatkan beberapa keuntungan (bonus) menjadi Distributor Tien Golden Harvest antara lain :

  1. Bonus Eceran 15%, Distributor seluruhnya diperkenankan membeli dengan harga distributor yang nilainya ± 15% di bawah harga konsumen.
  2. Bonus Perkembangan langsung (28% dan 37%), bonus yang diperoleh seorang distributor atas keberhasilannya membuka distributor baru di seluruh daerah Indonesia, untuk Distributor Level-2 mendapat Bonus Perkembangan 28% dan Distributor Level-3 mendapat Bonus Perkembangan 37%.
  3. Bonus Prestasi Langsung, bonus yang diterima dari transaksi setelah Basic Sales. Untuk Distributor Level-2 mendapatkan Bonus Prestasi 5% dan Distributor Level-3 mendapatkan Bonus Prestasi 20%. Basic Sales= Rp.500.000,- atau 500BV dimana 1BV=Rp.1.000,-
  4. Reward, akan diberikan kepada Distributor yang sudah berprestasi tetapi berpeluang yang sama kepada semua Distributor Golden Harvest

Pupuk Hayati Ramah Lingkungan

Pupuk Hayati Ramah Lingkungan, Menghemat Pupuk Kimia Hingga 50% Formula Terbaru hasil rekayasa Bio Teknologi Modern.


TIENS GOLDEN HARVEST berbahan aktif Mikroba Indegenous asli Indonesia ramah lingkungan (tidak mengandung logam berat As, Pb, Hg, Cd dan Mikroba Patogen, Salmonella SP) telah dipersiapkan serta dirancang untuk pembangunan dunia pertanian yang berkelanjutan.

Bahwa perpaduan TIENS GOLDEN HARVES dengan pupuk kimia akan selalu dicari dan dibutuhkan petani karena sudah terbukti dan teruji (menjadikan produktivitas tinggi dan ramah lingkungan).

Kandungan TIENS GOLDEN HARVEST :

Azatobacter sp 2,0 x 107 – 105 sel/ml
Mikroba pelarut fosfat 3,0 x 107 – 105 sel/ml
Azospirillum sp 2,3 x 108 – 105 sel/ml
Mikroba Pendegradasi Selulose 3,5 x 107 – 104 sel/ml
Lactobacillus sp 1,5 x 104 – 103 sel/ml
Pseudomonas sp 1,7 x 106 – 104 sel/ml
P=34,70 ppm; K=1700 ppm C Organik=0,92%; N=0,04% FE=44,3ppm; Mn=0,23 ppm Cu 0,85 ppm Zn=3,7 ppm

Keuntungan Menggunakan TIENS Golden Harvest
1. Hasil Panen akan meningkat 20% s/d 50% dari biasanya (menjadi optimal)
2. Penggunaan pupuk kimia lebih hemat 50% dari biasanya
3. Mampu menguraikan pestisida (residu s/d 50%) dan mengurangi tumbuhnya gulma

Untuk Perhatikan
1. Penggunaan TIENS Golden Harvest jangan dicampur dengan pestisida / pupuk kimia
2. Pemakaian TIENS Golden Harvest tidak boleh bersamaan dengan pupuk kimia, beri tenggang waktu 2 s/d 5 hari.
3. TIENS Golden Harvest diberikan lebih dahulu 3 s/d 5 hari sebelum pupuk kimia ditaburkan.


Harga Distributor Rp. 90.000/liter (PV/BV 50%)
Harga Konsumen Rp. 103.500,-/liter
Kemasan : Plastik Warna Putih
Ukuran : 1 liter
Isi : Warna Coklat (Harum Anggur)



Tanya tentang Tiens Golden Harvest

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan mengenai Teknologi Golden Harvest yang sering dilontarkan oleh para petani/pekebun yang kami rekam dan kemudian kami sajikan pada website ini, dengan harapan dapat menjadi pengetahuan dan manfaat bagi para pembaca/pengunjung website kami khususnya dan para petani pada umumnya.

# Apa itu Golden Harvest Teknologi?

Teknologi berwawasan lingkungan dalam bidang pertanian yang berguna untuk menyuburkan tanah dan tanaman serta menjaga keseimbangan sifat fisik, kimia dan biologi tanah, dengan menggunakan mikroorganisme indegenous.

# Teknologi ini menggunakan media apa?

Kami menamakan Golden Harvest, berbentuk cairan yang dibuat dalam laboratorium mikrobiologi dengan teknologi AGPI (Agricultural Growth Promoting Inoculants) kemudian dengan peralatan khusus formula ini diperbanyak, sehingga kecil kemungkinan dapat dipalsukan.

# Apa kandungan formula Golden Harvest itu?

Hormon tumbuh IAA (Indole Acetic Acid), Azospirillum sp, Azotobacter sp, Mikroba pelarut P, Lactobacillus sp, Mikroba pendegrasi selulosa. Mikroba tersebut merupakan mikroba indigenous, yaitu mikroba tanah setempat yang sangat berguna untuk penyubur tanah secara biologi. Selain itu terdapat beberapa unsur lain yang tidak kami tampilkan (Rahasia Perusahaan) terdapat dalam Golden Harvest sehingga menjadikan Golden Harvest ini memiliki keunggulan dari produk sejenis lainnya.

#Apa fungsi dari unsur-unsur tersebut?

Hormon tumbuh berfungsi untuk memacu pertumbuhan akar, batang dan daun serta buah, terdapat mikroorganisme penambat Nitrogen, mikroba pelarut phosphor dan pendegrasi selulosa, selain itu berfungsi juga untuk memudahkan penyerapan unsur hara oleh tanaman.

#Mengapa teknologi ini disebut ramah lingkungan?

Kandungan yang terdapat dalam Golden Harvest ini adalah dari unsur hayati (mahluk hidup) yang aman bagi pemakainya, kemudian terdapat mikroba yang mampu untuk menguraikan pestisida dan zat berbahaya lainnya yang jatuh ke tanah.

#Tanaman apa saja yang dapat menggunakan Teknologi Golden Harvest?

Semua tanaman dapat menggunakan Teknologi Golden Harvest, misalnya tanaman Pangan, tanaman Hortikultura, tanaman Perkebunan maupun tanaman Hias. Hanya saja dosis yang digunakan berbeda.

# Apakah setelah menggunakan Pupuk Hayati Golden Harvest ini pupuk kimia atau kandang tidak perlu diberikan?

Lahan pertanian yang ideal harus memenuhi syarat kesetimbangan, yaitu unsur fisik (bajak/cangkul), kimia (pupuk kimia maupun kandang) dan biologi (mikroorganisme). Jadi lahan pertanian tetap harus diberikan Pupuk (kimia atau kandang), tetapi penggunaanya dikurangi sampai dengan 50% dari biasanya (pertanian konvensional, tanpa Golden Harvest).

Bisakah penggunaan Golden Harvest ini di campur dengan pupuk kimia atau dengan pestisida?

Tidak boleh! Penggunaan Golden Harvest tidak boleh dicampur dengan pupuk kimia maupun pestisida, hal ini dikarenakan kandungan yang terdapat dalam Golden Harvest merupakan mahluk hidup, apabila penggunaannya disatukan dengan unsur-unsur kimia menyebabkan mikroorganisme tersebut tidak akan bekerja secara optimal.

# Berapa hari masa tenggang penggunaan Golden Harvest ini dengan penggunaan pupuk kimia?

3 sampai dengan 5 Hari, boleh Golden Harvest dulu atau pupuk kimia dulu.

#Bagaimana cara penggunaan Teknologi Golden Harvest ini?

Caranya sangat mudah, cukup disemprotkan pada tanah disekitar tanaman dengan dosis 100ml untuk satu tanki sprayer ukuran 15 liter, atau dengan cara disiramkan pada tanaman dengan dosis 10ml Golden Harvest untuk 2 liter air.

# Apa yang terjadi apabila dosis yang diberikan pada tanaman kelebihan?

Tidak masalah, apabila dosis yang diberikan terlalu banyak tidak akan membuat tanaman itu mati, malahan tanaman semakin subur.

# Apakah teknologi Golden Harvest Perikanan dapat diterapkan pada budidaya lobster air tawar, belut/sidat dan lele?

YA!, Teknologi ini tidak saja untuk budidaya tambak air payau tetapi dapat juga untuk air tawar, hanya saja bagian dasar kolam harus berupa tanah/lumpur.


SETELAH MENGGUNAKAN :

Ir. Ismakun Budiono, Bengkulu

Saya mulai menggunakan Tiens Golden Harvest&lt sejak tahun 2003. Sudah hampir tiga tahun saya menggunakan Tiens Golden Harvest&lt untuk kebun kelapa sawit saya, penggunaanya saya kombinasikan dengan pupuk kimia.


Manfaat yang saya rasakan setelah menggunakan teknologi ini adalah, adanya peningkatan produksi tandan buah kelapa sawit segar saya lebih tinggi. Apabila dibandingkan dengan kebun sekitarnya, produksi kebun beliau lebih unggul.

Dibandingkan dengan orang lain yang umurnya sama di daerah yang sama, produksi kelapa sawit saya lebih tinggi 25-30%. Penggunaan Urea, SP36 dan KCL berkurang lebih dasri separo. Padi dan jagung saya juga meningkat hasilnya setelah menggunakan SMS Tiens Golden Harvest

Varietas : Tenera
Umur Tanaman : 7 Tahun
Luas& Lokasi kebun : 4 Hektar, Bengkulu
Penggunaan TGH : 4 bulan sekali
Panen : 2 Minggu sekali
Jenis Lahan : Gambut 90cm

Perolehan :
Maret 2007 7.765 Kg
April 2007 7.7.23 Kg
Mei 2007 8.960 Kg


Pupuk Kompos VS Tiens Golden Harvest

…………….. setelah langkanya pupuk bersubsidi yang kerap kali diselewengkan – dampak dari diperdagangkan secara bebas sarana pertanian di era reformasi, keberadaan pupuk organi menjadi “obat penawar” ditengah carut marutnya pendistribusian pupuk. Pasalnya untuk menyiapkan pupuk kompos atau kandang, tidaklah sederhana dan semudah yang dibayangkan, termasuk biayanya.

Bahkan kalau dihitung – hitung, tidak ekonomis. Maklumlah untuk pengadaan pupuk kompos, tidak kecil. Bukan sekedar satu kantong plastic, ataupun satu sak semen (50 kg). Melainkan dalam kapasitas besar. Ambil contoh, untuk satu hektar saja, membutuhkan 7 ton pupuk maupun kandang. “Persoalannya, kemana mencari 7 ton pupuk kompos itu?” berapa ongkos angkutnya…?



Tiens Golden Harvest, bisa menjadi solusi dan lebih ekonomis, Alasannya, satu hektar sawah itu hanya membutuhkan 6 liter pupuk cair Tiens Golden Harvest. “Jadi, satu liter Golden Harvest itu, kemampuannya lebih dari 1 ton kompos”. Alhasil, dibandingkan pupuk kompos, maka Tiens Golden Harvest, jauh lebih ekonomis. Itu baru hanya dari segi hitung – hitungan kocek. Belum lagi dari cara kerjanya, dimana Tiens Golden Harvest mempunyai sisi plus.

Pupuk kompos, ketika diberikan kesawah, bukan berarti komposnya dimakan oleh akar tanaman. Tapi, dengan harapan, kompos itu mendatangkan bakteri. Nah bakteri itulah yang bekerja mengelola kompos jadi makanan untuk tanaman. Lagi pula, berapa banyak bakteri yang dating, itu tidak bisa dihitung dengan matematika. Ketimbang harusseperti itu, makan jalan pintas pun dilakukan : mendatangkan bakteri yang siap bekerja, sehingga tidak menunggu datangnya kompos. “Itulah yang dilakukan Tiens Golden Harvest, medatangkan bakteri yang siap bekerja”.


Luar biasanya, Tiens Golden Harvest ini, bukanlah produk impor. Melainkan hasil pengembangan penelitian anak bangksa, Dr. Lukman Gunarto A.P.U seorang peneliti senior yang pernah lama bekerja sebagai peneliti Internasional Rice Reseach Institute di Philipina dan juga peneliti di Jepang.

Riset teknologi ini dimulai 23 tahun lalu, tepatnya 1985. Setelah melalui berbagai uji potensi microba unggul, akhirnya 1996, terpilih microba unggul yang dikemas dalam teknologi Agricultural Growth Promoting Inoculant (AGPI). Setahun kemudian, 1997, dilakukan uji coba terhadap teknologi tersebut. “Karena hasilnya menggembiarakan maka 1998 pupuk ini diperdagangkan secara komersil lewat SMS Indoputra”, Juni2008 lalu, pupuk ini resmi dipasarkan lewat Network Marketing, khususnya Tianshi, dengan nama Tiens Golden Harvest.


Sejarah dan Uji Coba


Sejak diluncurkan, Tiens Golden Harvest membetot perhatian. Maklum, selain murah, teknologi ini mampu meningkatkan produksi.

Bagi petani, Tiens Golden Harvest, mungkin tak ubahnya sebuah aspirin. Sebab, pupuk cair produksi dalam negeri ini, bias menjadi solusi persoalan yang selama ini melilit mereka. Sebut saja, dalam soal meningkatkan produksi pertanian, tak perlu repot memperluas lahan tanaman, karena akan menambah beban biaya tanam saja. Bahkan, mereka juga tak perlu pusing memikirkan teknologi, tak perlu khawatir tanahnya tandus dan gersang. Sebab, selain ramah lingkungan, Tiens Golden Harvest telah teruji dilapangan.


Buktinya sejak diluncurkan 1998 lalu – diproduksi PT. SMS Indoputra, penggunaan pupuk ini merambah petani dipelbagai daerah, dari mulai Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi. Hasilnya penggunaan pupuk ini mampu meningkatkan produksi rata-rata 30%. Bahkan lewat pupuk ini pula, biaya tanam menjadi lebih murah, jika dibandingkan dengan pupuk kimia.

Contohnya, bila petani menggunakan pupuk Urea sebanyak 300 kg, maka kocek yang harus dikeluarkan (harga per kg Rp. 1.600,-) sebesar Rp. 480.000,-. Tapi, dengan teknologi Tiens Golden Harvest, pupuk urea berkurang, hanya 125kg. Dengan begitu, biaya tanamnya lebih murah, mejadi Rp.200.000,-


Tak heran, pupuk yang ditemukan oleh Dr. Lukman Guranto, A.P.U ini, mampu menghantarkan H. Nursalam, petani tambak udang dari Jawa Tengah, memperoleh penghargaan tertinggi dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudoyono dibidang teknik budidaya tambak tradisionil, dan penggunaan teknologi yang ramah lingkungan.


Setelah sang Presiden RI, dua tahun kemudian, Maret 2006, sejumlah Menteri, seperti Menteri Koperasi dan UKM Suryadharma Ali, Menteri Negera BUMN Sugiharto, Ketua DPD Ginanjar Kartasasmita, Ketua Dekopin Adi Sasono, para bupati dan beberapa Gubernur, terjun kesawah untuk menyaksikan panen raya di Subang, Jawa Barat. Panen tersebut, berkat penggunaan pupuk Tiens Golden Harvest tersebut oleh petani setempat.

Selain dari Presiden, penghargaan ramah lingkungan juga diberikan oleh Citi Group, Columbia University, Yayasan Lingkungan Bina Usaha. Bahkan, Jaya Suprana lewat Musium Rekor Indonesia (MURI), memberikan rekor singkong terbesar yang dihasilkan pupuk Tiens Golden Harvest. Dan, Juni2008 lalu, pupuk ini resmi dipasarkan lewat Network Marketing, khususnya Tianshi, dengan nama Tiens Golden Harvest.


Ketahanan Pangan Lewat Network Marketing

KACAUNYA DISTRIBUSI PUPUK MENGEMBALIKAN ROMANTISME PADA SWASEMBADA PANGAN 1984, MAKLUMLAH SAAT ITU, DISTRIBUSI KEPERLUAN PETANI DISALURKAN SECARA TERTUTUP: LEWAT NETWORKING KUD, KINI UPAYA ITU COBA DIKEMBALIKAN LAGI LEWAT Tiens Golden Harvest.

Kemampuan networking sebagai sebuah distribusi, termasuk memberikan kemakmuran, tak perlu diragukan lag. Buktinya keberhasilan Bank Grameen, menggerus kemiskinan di Bangladesh. Bank yang didirikan peraih Nobel Perdamaian 2006, Muhammad Yunus, membuat jaringan kepada nasabahnya yang mencapai jutaan. Setiap nasabah, dalam mengajukan pinjaman, harus mendapat “restu” dari empat rekannya dijaringan – setiap jaringan minimal lima nasabah. Lalu, persis seperti networking marketing, ada pertemuan rutin yang mengisikan pengembalian pinjaman, dukungan, pelbagai aktivitas pendidikan praktis yang inspiratif, mulai dari ide bisnis baru, presentasi kesehatan, topik keuangan sampai latihan singkat berkelompok.


Begitupun keberhasilan bangsa ini dalam swasembada beras, 1984 lalu. Siapa sangka, rezim yang dikonotasikan orotiter, represif, korupsi, koncoisme, itu mengembangkan distribusi “jaringan tertutup” lewat Koperasi Unit Desa (KUD) mengenai pertanian.

Romantisme masa lalu itu, yang kini menggelora dikalangan networking marketing, menyusul Tiens Golden Harvest, masuk dalam daftar produk anyar perusahaan networking marketing asal Cina terserbut. Apalagi pupuk itu, sesuai rekomendasi para pakar peranian : pupuk organic.

Tak heran, setelah Indonesia masuk daftar rawan krisis pangan oleh FAO, “kampanye” pupuk organik pun, seperti kandang dan kompos, terus saja berkumandang. Lebih – lebih setelah langkanya pupuk bersubsidi yang kerap kali diselewengkan – dampak dari diperdagangkan secara bebas sarana pertanian di era reformasi, keberadaan pupuk organi menjadi “obat penawar” ditengah carut marutnya pendistribusian pupuk. Tapi jangan ge-er dulu. Pasalnya untuk menyiapkan pupuk kompos atau kandang, tidaklah sederhana dan semudah yang dibayangkan, termasuk biayanya.

Lagi-lagi, Tiens Golden Harvest, bisa menjadi solusi dan lebih ekonomis, Alasannya, satu hektar sawah itu hanya membutuhkan 6 liter pupuk cair Tiens Golden Harvest. “Jadi, satu liter Golden Harvest itu, kemampuannya lebih dari 1 ton kompos”. Alhasil, dibandingkan pupuk kompos, maka Tiens Golden Harvest, jauh lebih ekonomis.


Hubungannya dengan ketahanan pangan? “Hitung-hitungannya sangat sederhana”, sebagai asumsi dari 2 juta anggota Tianshi saat ini, anggap saja yang aktif hanya 50 persen, yaitu 1 juta orang. Dari satu juta itu, katakana setiap orang, membeli/menjual 1 liter perbulan. Otomatis, selama setahun, akan terjual 12 juta liter pupuk cari Tiens Golden Harvest. Dengan jumlah itu, maka akan melayani 2 juta hektar tanah, sehingga ada kenaikan produksi 1,35 juta ton. Sementara kemampuan produksi nasional 34juta ton. “Jadi kalau ditambahkan, total 35,35 juta ton beras”. Sedangkan kebutuhan beras nasional, diperkirakan sekitar 32 juta ton, dengan begitu ada cadangan 3,35 juta ton.

Nah, cadangan itu, bisa kita diekspor sehingga menambah devisa. Kenaikan ini hanya dari konstribus paling minim dari satu juta anggota Tianshi dengan membidik padi, pada hal potensi Tiens Golden Harvest, bukan hanya padi, juga komoditas lainnya seperti kelapa sawit, jagung, coklat dan lain-lain.

Walhasil, keberadaan Tiens Golden Harvest, merupakan simbiosis mutualisme kepada pihak mana pun entah petani, bersinergi dengan pabrik untuk ‘mengalihkan’ pupuk bersubsidi menjadi ekspor, mempersingkat jalur distribusi sehingga tepat waktu supply, mengembalikan kesuburan tanah karena teknologinya ramah lingkungan, “Jadi banyak sisi positifnya” tegas Amal selaku Ketua Penanggungjawab Ketahanan Pangan di Dekopin (Dewan Koperasi Indonesia).



Menjadi Distributor Golden Harvest (Level 1-2-3)

  • Sudah tercatat sebagai Distributor secara resmi
  • Kartu Distributor berlaku selamanya dan bisa diwariskan
  • Mendapat Starter kit sesuai kebijakan perusahaan
  • Bisa digunakan untuk melakukan pembelanjaan diseluruh Indonesia juga luar negeri (15% lebih murah dari harga konsumen) dan pembelanjaan Distributor akan diakumulasi
  • Bisa melakukan rekruitmen Distributor Baru tanpa ada batasan. Konsultasikan dengan keuntungan dan caranya ke ericserianto@gmail.com

Bagaimana caranya untuk bisa menjadi Distributor Level – 2 dan 3?
Sebelum masuk ke Level Distributor ada baiknya tau tentang Bisnis Value (BV).

BV (Bisnis Value) adalah Satuan standard yang digunakan untuk menghitung bonus.
1 BV=Rp.1.000,- Harga Distributor pupuk 1 liter @ Rp. 90.000,- / BV50%
Artinya nilai bisnis yang dihitung adalah sebesar 50% x Rp. 90.000,- =Rp.45.000,-
Nilai yang Rp. 45.000,- inilah yang masuk ke dalam point bisnis anda.

Menjadi Distributor Level-2

  1. Distributor Level-2 adalah yang dicapai oleh seorang Distributor Level-1 yang nilai / BV total akumulasi pembelanjaan mencapai 500BV atau ± 12liter pupuk @ Rp. 90.000,- sebesar Rp. 1.080.000,-(BV50%)
  2. Misalnya si Bulan Agustus, Andi mendaftar Distributor Level-1 dengan membayar Rp. 85.000,- dan belanja 5 liter pupuk @ Rp. 90.000,- (BV50%) senilai Rp. 450.000,- Bulan September berikutnya si Andi membeli lagi 7 liter pupuk@ Rp.90.000,-(BV50%) senilai Rp. 630.000,- maka total transaksi Andi selama Agust-Sept Rp. 1.080.000,- (BV50%) = Rp. 540.000,- berarti pada bulan September si Andi sudah menjadi Distributor Level-2
  3. Distributor Level-2 bisa juga dicapai secara lansung dengan belanja pupuk Rp.1.080.000,- atau tanpa diakumulasi jadi langsung.

Menjadi Distributor Level-3

  1. Distributor Level-3 adalah yang dicapai oleh seorang Distributor Level-2 yang nilai / BV total akumulasi pembelanjaan mencapai 2000BV atau ± 45 liter pupuk @ Rp. 90.000,- sebesar Rp. 4.050.000,-
  2. Sambungan dari Level-2 di atas, Jika bulan September si Andi sudah menjadi Distributor Level-2. pada bulan Oktober belanja lagi 12 liter @ Rp.90.000,- dan bulan Nopember juga belanja lagi 12 liter @ Rp, 90.000,- dan pada bulan Desember belanja lagi 9 liter @ Rp. 90.000,- berarti setelah ditotal mulai dar Level-2=12 + 12 + 12 + 9= 45liter @ Rp. 90.000,- = Rp. 4.050.000,- BV50% berarti Rp. 2.025.000,- pada saat itu Andi menjadi Distributor Level-3. Jadi ingat diakumulasi tanpa batas waktu, semua orang pasti bisa.
  3. Distributor Level-3 bisa juga dicapai secara lansung dengan belanja pupuk Rp.4.050.000,- atau tanpa diakumulasi jadi langsung lompat tanpa Level-2 ini mungkin bisa untuk KUD dan took-toko pupuk.

Setiap orang pasti bisa dengan akumulasi tanpa batas waktu, karena pupuk pasti dibutuhkan semua petani. Terbuka peluang untuk menjadi Distributor diseluruh wilayah Indonesia juga Malaysia, Brunei Darussalam, Vietnam dan Thailand

Peluang Repeat Order Pupuk 100%

Pupuk hayati Tiens Golden Harvest (TGH) sedang naik daun. Permintaan meledak dimana-mana, bahkan distributor Tiens harus bersabat dan menginden produk tersebut. Menurut informasi ada dua hal produk tersebut mengalami lonjakan permintaan. Yaitu kualitas produk dan peluang repeat order 100% yang cukup Besar.

Untuk lebih jauh mengetahui keistimewaan TGH, Award news mewanwancarai trainer TGH yang sudah lama menggeluti pemasaran pupuk hayati secara konvensional di Indonesia, Ir. H. Cecep Suhendar Msi.

Tiens Golden Harvest (TGH) adalah jawaban atas tantangan Mr. Lie Jin Yuan pada saat penyerahan reward di Bali beberapa waktu yang lalu untuk para Distributornya. Ini adalah produk asli dalam negeri dengan semua bahan baku asli dari dalam negeri, kata Cecep.


Sejak kapan penelitian pupuk ini?
Riset dilakukan sejak tahun 1985. Riset untuk mendapatkan formula unggulan memerlukan uji coba dalam waktu yang panjang. Produk terus disempurnakan dari waktu – kewaktu.

Memerlukan waktu berapa tahun untuk mendapatkan produk yang sebagus ini?
Formulasi pupuk hayati ini ditemukan oleh D. Lukman Gunarto, peneliti senior IRRI (International Rice Research Institute) Philipina. Produk mulai dipasarkan pada 1998. Jadi memerlukan waktu 11 tahun dari pertama riset sampai produk ini bisa dijual dipasar. Tidak banyak produk yang melalui proses riset yang begitu lama. Uji coba pupuk dilakukan di Indonesia.

Pemasaran selama ini secara konvensional?
Iya, selama 10 tahun produk ini kami pasarkan secara konvensional. Produk ini bagus, tetapi jika dipasarkan melalui tenaga pemasaran yang terbatas, tetap saja hasilnya tidak meledak walaupun permintaan tetap meningkat.

Apakah pernah terpikir memasarkan melalui system jaringan (network)?
Sudah terbayang bahkan sempat terpikir membangun system pemasaran jaringan sendiri. Tetapi membangun system tidak mudah. Yang lebih mudah adalah bekerja sama dengan perusahaan yang sudah establish, teruji dan terbukti keunggulannya serta sangat efektif yaitu Tiens International.

Bagaimana perbandingan dengan pemasaran sebelumnya?
Sangat berbeda, sampai – sampai kapasitas pabriknya diperbesar lebih dari lima kali lipat karena harus mengikuti perkembangan permintaan pasar dari Tiens International yang meingkat secara signifikan. Disamping itu juga pola pembayaran dengan system jaringan adalah tunai./ cash.

Apa keuntungan distributor dengan adanya pupuk ini?
Semua produk Tiens International adalah unggulan yang sudah teruji khasiat dan kualitasnya. Pupuk ini tentu juga sudah diuji oleh TIiens International., karena Tiens International memerlukan bukti. Kami juga mengantar managemen Tiens International ke sawah dan lading serta tambak untuk menyaksikan sendiri hasilnya.

Kami juga telah memberi sample produk ke Tiens International. Tentu saja pihak perusahaan tidak begitu saja meloloskan produk apabila tidak berkualitas. Tentu Tiens International juga sudah mengujinya. Jadi para distributor nggak usah pusing – pusing karena perusahaan sudah menguji produk ini. Apalagi secara mutu produk ini nggak masalah dan siap dipasarkan para distributor.

Apa keuntungan distributor?
Ini adalah produk local yang dapat memberi harapan yang luar biasa. Produk ini berpeluang sangat besar memberikan repeat order secara maksimal, 100%. Karena bagi petani pupuk adalah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

Jika persediaan pupuk habis, maka petani akan membeli lagi dengan jumlah sama bahkan lebih banyak. Sudah pasti petani ingin mendapatkan panen yang melimpah dengan kualitas produk yang lebih baik.

Produk ini akan mendorong distributor masuk ke desa – desa untuk mengembangkan jaringan. Nanti akan banyak distributor baru dari kalangan petani. Jumlah distributor baru dari kalangan petani akan meningkat secara signifikan.

Berapa lama akan terjadi repeat order?
Tergantung jenis tanaman. Kalau sayur – sayuran, hanya dalam waktu satu bulan sudah repeat order. Jenis padi dan plawija membutuhkan waktu sekitar 3 bulan. Tanaman keras, perkebunan seperti kelapa sawit membutukan waktu 2 bulan.

Pupuk ini berguna untuk segala jenis tanaman. Pupuk init au apa yang di inginkan oleh petani. Untuk kelapa sawit akan menghasilkan buah yang besar dan banyak. Jika digunakan untuk tembakau, maka daunnya akan besar – besar dan banyak. Jika diaplikasikan untuk pohon karet, maka akan menghasilkan getah lebih banyak.

Apakah benar menurunkan konsumsi pupuk kimia?
Konsumsi seluruh jenis pupuk kimia akan turun sebesar 50%. Ini sudah teruji berahun – tahun. Artinya terjadi penghematan karena biaya produksi turun. Subsidi pemerintah terhadap pupuk tersebut berkurang 50%.

Selain itu secara tidak langsung akan membantu Negara untuk swa sembada pangan. Ini juga menjadi produk yang dapat membantu Negara agar terbebas dari krisis pangan.

Distribusi pupuk ini bukan sekedar perdagangan biasa, ada rasa nasionalisme dan pengembangan ekonomi kerakyatan. Ada multiplier effect, semua orang rata-rata berasal dari kampung lalu ke kota. Setelah sukses dikota, selama ini tidak pernah mikirin desa. Dengan produk ini, sekarang semua orang akan memikirkan kemajuan desanya, sebuah perubahan paradigma social yang sangat signifikan.

Terbukti bulan pertama setelah pupuk ini diluncurkan, banyak Distributor menyerbu desa. Jika mereka kedaerah akan terjadi peningkatan ekonomi desa, karena mereka pasti akan membelanjakan uangnya didesa.


Apakah anda pernah membayangkan bahwa pasar melalui jaringan akan meledak?
Sudah, saya belajar dari Tiens International, awalnya juga memasarkan produk secara konvensional. Setelah memasarkan melalui jaringan, omzetnya meledak.


Apa prediksi perkembangan pasar pupuk melalui jaringan?
Jika 30% saja dari tiga juta jaringan Tiens International yang bisa menjual 1 liter pupuk saja, akan menumbuhkan pasar 3 juta liter pupuk dalam sebulan. Jumlah tersebut sudah beberapa kali lipat dari omzet konvensional yang pernah saya lakukan.

Belum lagi dari pembelian New Member Tiens International. Prediksi pada tahun 2009 order pupuk akan melampui 5 juta liter sebulan. Belum lagi order dari luar negeri yang juga akan berkembang.


Negara mana saja yang sudah menjadi target pasar pupuk ini?
Brunai Darussalam, Malaysia, Thailand dan Australia. Melihat perkembangan permintaan seperti ini, kemungkinan besar akan membuka pabrik diluar negeri untuk melayani pasar tersebut.


Bagaimana cara untuk menjadi distributor?
Cukup simple. Silahkan hubungi Bpk. Eric di email ericserianto@gmail.com atau sms ke : 0819-3370-3356 dengan syarat foto copy KTP dan biaya administrasi Rp. 85.000,- (delapan puluh lima ribu rupiah saja) bukan delapan puluh lima juta. Mudah kan..?


Keuntungan Distributor

Dapatkan beberapa keuntungan (bonus) menjadi Distributor Tien Golden Harvest antara lain :

  1. Bonus Eceran 15%, Distributor seluruhnya diperkenankan membeli dengan harga distributor yang nilainya ± 15% di bawah harga konsumen.
  2. Bonus Perkembangan langsung (28% dan 37%), bonus yang diperoleh seorang distributor atas keberhasilannya membuka distributor baru di seluruh daerah Indonesia, untuk Distributor Level-2 mendapat Bonus Perkembangan 28% dan Distributor Level-3 mendapat Bonus Perkembangan 37%.
  3. Bonus Prestasi Langsung, bonus yang diterima dari transaksi setelah Basic Sales. Untuk Distributor Level-2 mendapatkan Bonus Prestasi 5% dan Distributor Level-3 mendapatkan Bonus Prestasi 20%. Basic Sales= Rp.500.000,- atau 500BV dimana 1BV=Rp.1.000,-
  4. Reward, akan diberikan kepada Distributor yang sudah berprestasi tetapi berpeluang yang sama kepada semua Distributor Golden Harvest

MANFAAT TEKNOLOGI AGPI (Agricultural Growth Promoting Inoculant)
TIENS GOLDEN HARVEST Pupuk Hayati Ramah Lingkungan

Manfaat Teknologi Golden Harvest (AGPI)

Memperbaiki sifat kimia , fisika dan biologi tanah sehingga struktur dan tekstur tanah menjadi serasi dan sehat, yang berarti dapat memperbaiki pertumbuhan tanaman.

  • Dirancang untuk menetralisir atau mengurai faktor penghambat yang menyebabkan unsur hara yang terikat, sehingga perimbangan unsur hara tanah bersifat makro dan mikro tersedia lebih sempurna.
  • Bertujuan untuk meningkatkan kinerja enzim dan aktivitas mikroorganisme tanah yang menguntungkan untuk penyuburan tanah dan tanaman. Proses fotosintesa pada tanaman menjadi meningkat, sehingga bulir/benih/umbi/buah lebih padat berisi.
  • Hemat penggunaan pupuk kimia hingga 50% sehingga dapat mengurangi biaya pembelian pupuk (baca Pupuk Organik). Meningkatkan produksi sekaligus mutu hasil pertanian.
  • Ramah lingkungan, dapat menguraikan sisa pestisida yang jatuh di tanah. Kandungannya bahan organic yang tidak meninggalkan residu. Kesuburan lahan pertanian selalu terjaga.

Hara yang diperoleh dari penggunaan Teknologi Golden Harvest sebanyak 6 liter untuk 1 hektar adalah :

  • Nitrogen (n2), sebanyak 90 kg. Hasil kerja dari mikroba penambat N dari udara (Lactobacillus sp, Azotobacter sp, Azospirillum sp).
  • Phosphat (P), sebanyak 50 kg. Hasil kerja dari mikroba pelarut phospat (melepaskan P dari ikatan mineral liat tanah).
  • Kalium (K), sebanyak 50 Kg. Hasil kerja dari mikroba selulotik.

Mikroorganisme tanah Teknologi Golden Harvest

  1. Azotobacter SP, Berfungsi untuk melindungi atau menyelimuti hormon tumbuh yang dalam Golden Harvest dan juga berfungsi sebagai mikroba penambat N (nitrogen) dari udara bebas.
  2. Azoospirilium SR Berfungsi sebagai penambat N (Nitrogen) dari udara bebas untuk diserap oleh tanaman.
  3. Mikroba Selulolitik Menghasilkan enzim selulose yang berguna dalam proses pembusukan bahan organic.
  4. Mikroba Pelarut Fosfat Berfungsi untuk melarutkan fosfat yang terikat dalam mineral Hat tanah menjadi senyawa yang mudah diserap oleh tanaman, selain itu dapat membantu proses dekomposisi. Pseudomonas sp dapat menghasilkan enzim pengurai yang disebut lignin dan berfungsi juga untuk memecah mata rantai dari zat-zat kimia yang tidak dapat terurai oleh mikroba lainnya.
  5. Lactobacillius SP berfungsi untuk membantu proses fermentasi bahan organic menjadi senyawa - senyawa asam laktat yang dapat diserap tanaman.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar